Tampilkan postingan dengan label krosok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label krosok. Tampilkan semua postingan

17 Oktober 2015

Jelajah Negeri Tembakau “Lombok”: Cerita Gunung dan Laut (Bagian II)

Prima SW

INI KALI PERTAMA dalam hidup saya menemukan rokok dalam kotak kudapan yang dibagikan di saat pertemuan. Dan kami bebas merokok di ruang ber-AC selama Iskandar, manajer senior cabang Djarum di Lombok. Rokok gratis dan merokok sebebas-bebasnya: selamat datang di surga ahli isap!

Mendengarkan presentasi Iskandar menjawab salah satu misteri dalam hidup saya. Ada tiga nama perusahaan rokok besar di Indonesia, dua bernama aneh. Djarum dan Gudang Garam. Di sini saya tahu, jarum pada logo Djarum adalah jarum gramofon.

Jelajah Negeri Tembakau “Lombok”: Cerita Gunung dan Laut (Bagian I)

Kalau dengar Lombok pasti yang pertama tebersit adalah pantai. Ini Pantai Malimbu. (Prima SW)

“LO, TERBANGNYA KATANYA satu jam dua puluh menit, kok ini dua jam dua puluh menit baru sampai?” saya bertanya kepada pacar yang mengantar ke Bandara Adisujtipto sambil menunjukkan tiket digital rute Yogya–Lombok di ponsel.

“Transit kali?”

“Enggak ada tulisannya.”

Kami sama-sama bingung lalu terdiam. Tapi, rasanya masih mengganjal.