Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

16 November 2012

Kalau Saya Meninggal Sebentar Lagi


KETIMBANG ingat Tuhan, saya justru lebih sering ingat mati. Terutama jika sedang di jalan raya, rasanya maut ada di mana-mana. Saya pernah dua kali mengalami kecalakaan motor, tak lama setelah keduanya, saya sempat paranoid sekali dengan kendaraan lain. Apalagi motor. Namun kalau sudah lama berlalu, saya lupa sendiri dengan ketakutan itu dan jadi gemar memacu motor lagi (walau kalau ngebut sekalipun tak ada apa-apanya dengan kadar kecepatan motor Jihan).

22 September 2012

Mengapa Blog Masih Berharga?


Ada kalanya angka dan grafik tampak seindah karya Renoir :)

KETIKA simpati bisa dihadirkan semudah satu klik “like” di Facebook, simpati itu lambat laun rasanya jadi kurang bermakna. Dia jadi dangkal.

Ketika penghargaan karya bisa cuma berupa satu kali retweet di Twitter, penghargaan itu sedikit kehilangan prestisenya.

Status hanyalah kuotasi yang dibaca tuntas dalam setengah menit, tweet cuma nukilan argumen yang segera dimengerti—sekaligus dilupakan—dalam 20 detik. Bahkan catatan Facebook terkadang memaksa secara halus—demi sopan santun—orang-orang yang ia tandai untuk menghamburkan simbol sukanya. Apakah seseorang yang menulis mampu puas hati dengan perhatian interim yang tak mengukur apa-apa semacam itu?

17 Mei 2012

Iklan yang Tak Usahlah Kau Pikirkan

Poster Nike: Write The Future. Tentu saja saya pilih yang Ronaldo! :D

Kapan kita memikirkan iklan? Memikirkan hal-hal selain bintangnya yang cantik dan ganteng, jinglenya yang kadang-kadang bagus, atau slogannya yang unik-provokatif.

14 Mei 2012

Tua Sebagai Ilusi: Resensi singkat dua novel II

MESKI mengandung banyak kesamaan (keduanya sama-sama sendirian, namun punya sahabat baik: Manolin dan dr. Rubicondu Loachamín), latar peristiwa yang berbeda menghadirkan pengalaman berbeda bagi saya. Sepúlveda mendeskripsikan hutan Amazon dan perilaku suku Indian Shuar, sementara Hemingway berkutat pada kebiasaan-kebiasaan nelayan Kuba. Kita bisa mengetahui bahwa api akan menarik perhatian binatang di hutan (sehingga lebih baik tak menyalakan api)  sekaligus mengenal kebiasaan memakan ikan mentah nelayan Kuba.

Tua sebagai Ilusi: resensi singkat dua novel

Diambil dari mariamarley.wordpress.com.
Catatan: tulisan ini mengandung bocoran cerita Lelaki Tua dan Laut dan Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta.

DUA orang pria tua tengah berhadapan dengan kekuatan raksasa dalam jagad misterius alam. Yang seorang berkayuh di laut, yang seorang lagi menyusuri rimba dengan sepucuk pistol. Mereka adalah Santiago dan Antonio José Bolívar Proaño.

07 Mei 2012

Natal Sunyi Kami

Tentu saja ini gambar disaring dari Google

Apakah Natal pasti berarti pergi menghadiri misa di gereja? Apakah Natal selalu berarti keluarga yang berkumpul dan bersukaria? Apakah natal selalu berarti kasih Tuhan untuk semua manusia?

21 Februari 2010

Menemukan yang "Tulus" di Facebook

Enggak ada hubungannya dengan konten di bawah, tapi lucu sih. Hehehe.  (Sumber)
SEMAKIN lama arena facebook semakin pikuk. 350 juta manusia berjejal dalam akun-akun maya. Saling berlomba mencari perhatian dan mencipakan impresi.