17 Mei 2012

Iklan yang Tak Usahlah Kau Pikirkan

Poster Nike: Write The Future. Tentu saja saya pilih yang Ronaldo! :D

Kapan kita memikirkan iklan? Memikirkan hal-hal selain bintangnya yang cantik dan ganteng, jinglenya yang kadang-kadang bagus, atau slogannya yang unik-provokatif.

14 Mei 2012

Tua Sebagai Ilusi: Resensi singkat dua novel II

MESKI mengandung banyak kesamaan (keduanya sama-sama sendirian, namun punya sahabat baik: Manolin dan dr. Rubicondu Loachamín), latar peristiwa yang berbeda menghadirkan pengalaman berbeda bagi saya. Sepúlveda mendeskripsikan hutan Amazon dan perilaku suku Indian Shuar, sementara Hemingway berkutat pada kebiasaan-kebiasaan nelayan Kuba. Kita bisa mengetahui bahwa api akan menarik perhatian binatang di hutan (sehingga lebih baik tak menyalakan api)  sekaligus mengenal kebiasaan memakan ikan mentah nelayan Kuba.

Tua sebagai Ilusi: resensi singkat dua novel

Diambil dari mariamarley.wordpress.com.
Catatan: tulisan ini mengandung bocoran cerita Lelaki Tua dan Laut dan Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta.

DUA orang pria tua tengah berhadapan dengan kekuatan raksasa dalam jagad misterius alam. Yang seorang berkayuh di laut, yang seorang lagi menyusuri rimba dengan sepucuk pistol. Mereka adalah Santiago dan Antonio José Bolívar Proaño.

07 Mei 2012

Natal Sunyi Kami

Tentu saja ini gambar disaring dari Google

Apakah Natal pasti berarti pergi menghadiri misa di gereja? Apakah Natal selalu berarti keluarga yang berkumpul dan bersukaria? Apakah natal selalu berarti kasih Tuhan untuk semua manusia?

03 Mei 2012

Toru


LAMPU-lampu taman menyala di tengah hujan salju. Warna merkuri yang lembut. Juga sendu. Toru berdiri di sebelah sini dan Midori di sebelah sana. Salju tetap gugur. Midori tiba-tiba berada di depan hidung Toru. Bercerita tanpa ditanya. “Dan kami pun putus.” Ia bicara tentang kekasihnya.

04 Juli 2011

Pramoedya Ananta Toer 80 Tahun: Berlomba dengan Maut

Pramoedya A. Toer dalam WPAP.
Oleh P Hasudungan Sirait dan Rin Hindryati P


PRAMOEDYA Ananta Toer sangat mendambakan anak laki-laki. Tujuh sudah anaknya dan semuanya perempuan-tiga dari istri pertama dan empat dari istri kedua. Tatkala Maemunah, istri keduanya, mengandung anak mereka yang kelima, Pram kembali mengutarakan dambaan itu. Maemunah yang tak asing dengan lagu permintaan itu-sejak kali pertama mengandung ia sudah mendengarnya-kembali menjawab serupa, "laki perempuan sama saja, yang penting sehat", walau dia tahu kini nada bicara suaminya jauh lebih sungguh. Pram tak hanya mengulang pintanya, tetapi juga berujar sesumbar: kalau yang lahir laki-laki, aku akan mengurung diri dan tak ke mana-mana sekian tahun.

13 Mei 2010

Pickles, Anjing yang Memenangkan Piala Dunia

Pickles
WALAUPUN Willie Si Singa yang jadi maskot Piala Dunia 1966 di Inggris, namun pahlawan Inggris sesungguhnya adalah seekor anjing. Ketika itu, khalayak Inggris tengah berada dalam euforia karena Inggris didaulat menjadi tuan rumah Piala Dunia. John Mears, Presiden FA kala itu, benar-benar bangga. Namun bangga  itu tak tahan lama. Tanggal 20 Maret 1966, trofi Jules Rimet, trofi pemenang perhelatan Piala Dunia, raib dari tempatnya dipamerkan di Methodist Centra Hall, Westminster. Kontan Scotland Yard kalang kabut dan segera menggeledah seluruh negeri untuk mencari miniatur Dewi Nike memangul cawan itu.

21 Februari 2010

Pergi

Pangeran Kecil
SIANG ini aku sempatkan membaca Le petit Prince (Pangeran Kecil) sambil menunggu seseorang di hadapanku yang tak berhenti bicara pada orang lain, alih-alih padaku. Buku favorit yang sudah dibaca berulang kali. Pikiranku melayang-layang.

“Déjà vu” (pernah melihat, Prancis), aku kira kemarin siang aku mengalaminya. Tapi bukan, bukan “déjà vu”. Bukan sekedar sesuatu yang pernah kulihat, tapi kualami, “Je suis déjà”.

Mengantar seseorang menjemput kehilangan. Bukan sesaat tapi selamanya.

Tolong Jangan Minum Soft drink


Kebiasaan orang Indonesia ketika menyebut suatu jenis produk dengan nama merek terkenal dari produk tersebut, seperti ketika orang mengatakan deterjen dengan ‘Rinso’, soft drink pun kerap direpresentasikan dengan sebutan ‘Coca-Cola’. Soft drink adalah minuman berkarbonasi. Karbonasi merupakan bentuk penginjeksian gas Karbon Dioksida dalam air, sehingga menimbulkan gelembung-gelembung yang terkesan menyegarkan. Minuman ini ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1830. Komposisinya sangat sederhana, 90% air, sisanya kombinasi pemanis buatan, gas CO2, pencita rasa, pewarna, asam fosfat, kafein, dan beberapa mineral terutama aluminium (bayangkan, kita mengonsumsi aluminium, bahan pembuat rangka pesawat dan alat rumah tangga!).

Ibu Guru Malèna

Malèna (2000)

MENGGUNAKAN ungkapan paradoksal, maka usai menyaksikan Malèna, saya mau mengutuk Giuseppe Tornatore yang mendobrak paham ortodoks saya selama ini soal pelacur dan janda kembang.