23 April 2015

Hikayat Pencuri Buku



Oleh Prima S. W.

“PENULIS adalah pencuri buku terlihai.”

Kata itu keluar dari mulut Dwicipta, penulis yang jamak dikenal sebagai cerpenis. Ia berdomisili di Yogya. Siang ini, 23 April 2015, saya duduk berhadap-hadapan dengannya di warungnya, hanya lima ratus meter dari perpustakaan Universitas Gadjah Mada. Hari ini peringatan hari buku sedunia dan kami memutuskan untuk mengobrol tentang pencuri buku. Atau lebih tepatnya: dirinya sebagai pencuri buku.

29 September 2014

Senyum yang Seratus Persen Sempurna



:: Untuk Gita dan percintaannya yang (ia buat) getir.

PERSIS seperti dua tahun lalu, ketika aku menunggumu keluar dari kantor, hari ini aku duduk di trotoar. Depan rumahmu. Pagi masih buram. Pukul 5.30. Adakah kamu sedang mengambil wudu di dalam sana?

13 Agustus 2014

Ia yang Selalu Disebut Kedua

Salah satu dari sekian foto yang sedikit, menampilkan Hatta tersenyum.

(Mengenang 112 Tahun Kelahiran Bung Hatta, 12 Agustus 1902-12 Agustus 2014)

BAYANGKAN Sukarno dan Hatta adalah kenalan kita yang kadang kita temui ketika sedang berkumpul dengan teman-teman. Bayangkan bahwa mereka selalu datang berdua dan duduk berdekatan, mungkin jadinya akan seperti ini: Sukarno sibuk membuat lelucon-lelucon, tangannya bergerak-gerak ketika bercerita, sembari terus senyum dan ketawa (memamerkan gingsulnya yang manis). Di sebelahnya, Hatta duduk dengan tenang, memakai kemeja lengan panjang licin, celana panjang lipatan bekas seterikanya lurus kaku, dan sepatu tanpa debu. Sambil menyimak guyonan Karno, ia memasukkan gula ke dalam teh, mengaduknya dengan sikap yang benar (siku di atas meja), dan tak banyak bicara.

24 Juli 2014

If I Feel

Sadar tidak, sih, di serial "Upin Ipin", Meimei itu selalu disinisin sama Mail? Anehnya, mereka selalu kelihatan berdekatan. Duduk juga sebelahan. Kalau main, berdirinya juga sebelahan. Dan Mail juga suka sekali menimpali Meimei. Hahaha. (Demam karena akhir-akhir ini selalu nonton "Upin Ipin" di YouTube.)


"So I hope you see that I
Would love to love you"

—The Beatles, “If I Feel”

PERTEMUAN pertamanya dengan lelaki itu begitu puitik, membuatnya merasa bergetar. Ia bukan pencerita yang baik, tetapi ketika ia menuturkan kisah pertemuan itu pada kawannya, kawannya dapat merasai keindahan itu. Lelaki itu membuatnya merasai tremendum. Ia seolah menjadi seniman karena cinta.

22 Juli 2014

Apa dan Mengapa Media Kooperasi

Catatan: tulisan ini dibuat untuk Kolom Media Literasi.co edisi pertama, Juli 2014. Media ini belum selesai pembangunan situs webnya. 

Oleh Prima S. W.

Juli ini, edisi perdana media kooperasi Literasi.co yang dikelola Gerakan Literasi Indonesia dirilis. Dari sekian banyak portal berita daring yang terus bertumbuhan tiap hari, apa yang membuat kami berbeda? Mengapa kami perlu ada?

15 Desember 2013

Kanggo Gita Sing Lagi Nanggap Warsa

Purwokerto, awal tahun 2012

Jogja, 15 Desember 2013

Priwe kabare, Col?

Jan, retoris temen yah ndadak takon kabare ko. Genah-genah rong dina sepisan ngirim WA. Nek ora ya minimal mention neng Twitter apa komen status neng FB. Jan-jane nyong krasa nek carane dewek gole batiran mandan aneh. Biyen mbok ora patia akrab? Siki be nek ketemu kadang mandan bingung arep ngomong apa. Biasane ya bahas mantane ko, gebetane ko, nek ora ya kepopuleran ko neng Twitter. Hahaha. Bangga nyong duwe kanca sing followere tekan ewon-ewon. Nyong arep telung atus be kayane angel banget koh. Pas ngerti mention-e ko dibales simbah GM, wuah, iri banget rasane.

16 November 2013

#5BukuDalamHidupku Dari Mana Datangnya Pegasus?

Film "Sophie's World" yang diangkat dari novel Dunia Sophie.
Keluar di tahun 1999.

Dunia Sophie | Jostein Gaarder | Mizan | Cet. XVIII, November 2006

DALAM kamar gelap, sambil terbujur di ranjang, kadang pikiran-pikiran itu melintas: bagaimana rupa Tuhan? Sampai di mana keluasan semesta? Apakah kita akan sepenuhnya sirna setelah mati? Jika pada akhirnya jawaban-jawaban yang hadir terlalu mengerikan, kadang saya memilih segera tidur.

Jauh sebelum mengenal filsafat, ternyata kita sudah kerap berfilsafat. Seorang kawan pernah bercerita, sewaktu duduk di kelas I SD, ia bertanya pada gurunya, “Malaikat itu laki-laki atau perempuan?” Tak sesusah paparan dalam buku-buku, filsafat justru keluar dari mulut anak kecil.

Hatta dalam Alam Pikiran Yunani juga sependapat. Dalam penjelasannya soal metode filsafat Sokrates, sesungguhnya Sokrates tidak menyusun langkah-langkah yang rumit. Ia hanya terus bertanya, “Apakah berani?”, “Apakah indah?”. Pertanyaan soal apa itu adalah pertanyaan anak kecil, tulis Hatta.

15 November 2013

#5BukuDalamHidupku “Tulislah Tentang Kami, Agar Kami Tak Hilang Sia-sia!”

Foto di sampul depan: tahanan politik di Buru sedang bersawah. Foto di sampul belakang: perjumpaan Pram dengan istri, pertama setelah 14 tahun, 21 Desember 1979. (Sumber: haryolawe.blogspot.com)

Judul                : Nyanyi Sunyi Seorang Bisu jilid I
Pengarang      : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit          : Lentera
Tahun terbit : 1995

MESKI benci untuk mengakuinya, saya sendiri adalah bagian dari demam Pram. Tapi keadaan memang memungkinkan/memaksakan begitu. Karya-karya Pram baru saya temui saat kuliah, ketika teman-teman juga membacai Pram. Waktu SMA atau sebelum-sebelumnya, blas, melintas pun tak pernah nama itu.

14 November 2013

#5BukuDalamHidupku Pada Idrus Kita Membumi

Sumber: aulialibrary.files.wordpress.com
Judul               : Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
Pengarang     : Idrus
Penerbit         : Balai Pustaka

INILAH buku dari orang yang dikagumi Pram. Ia pernah mengatakan bahwa Pram menulis seperti orang berak. Buku tentang rasa sakit yang membumi.

13 November 2013

#5BukuDalamHidupku Suka-Tak Suka, Itulah Dia: Lupus!

Sumber: bloggersukabumi.blogspot.com

LUPUS itu satu tapi banyak, banyak tapi satu. Bukunya ada banyak, tapi yang kita kenal, ya, Lupus. Mirip-mirip serial Sherlock Holmes atau Hercule Poirot. Bukunya ada banyak, tapi kita kenal sebagai keutuhan. Lupus.

Lupus adalah bacaan kocak sebelum era Raditya Dika dimulai. Di perpustakaan sekolah, di taman baca, saya selalu ketemu Lupus. Kata sampul belakangnya, Lupus sudah terjual lebih dari 1 juta sekian-sekian eksemplar. Makin dahsyat, ditambahi foto Hilman, sang pengarang, juga. Plus embel-embel “Jago Ngocol Seindonesia”.